Anggota parlemen di Virginia sudah memutuskan untuk melakukan penundaan terkait dengan regulasi perjudian online, apa alasan di baliknya?
Virginia merupakan salah satu negara bagian yang cukup ketat RUU perjudiannya, RUU Senat 827 yang dikenalkan oleh Senator Mamie Locke, D-Hampton tujuannya agar Dewan Lotere Virginia bisa merilis lisensi ke operator dalam hal operator kasino online. Awalnya RUU tersebut akan ditinjau oleh Subkomite Senat tentang Permainan awal tahun 2025, namun ditunda karena parlemen membutuhkan lebih banyak waktu untuk mempertimbangkannya.
Apa Tujuan dari RUU Senat 827 Virginia?
Senator Locke meminta penundaan karena diperlukan studi komprehensif sebelum proposal dilanjutkan. Lewat pernyataannya tersebut, Locke mengatakan bahwa perancangan RUU agar memberikan wewenang ke perusahaan terkemuka dan telah teregulasi agar menawarkan permainan online di negara bagian Virginia dengan kerangka hukum sehingga lebih aman.
Perancangan RUU untuk memberikan kewenangan ke perusahaan operator terkemuka untuk menawarkan perjudian online ke masyarakat Virginia dengan pasar legal dan tetap aman. Namun usai mengenalkan RUU tersebut, tim Locke memutuskan untuk penundaan sementara karena butuh waktu lebih lanjut, ujar Locke.
Berdasarkan Virginia Mercury, sebenarnya undang-undang tersebut mengusulkan diterapkannya biaya aplikasi sebesar $1 juta untuk operator game online, selain pajak 15% terkait penghasilannya. Pendapatan tersebut dihasilkan dari perjudian online dan didistribusikan untuk dana negara bagian dan juga lokal.
Secara khusus ada 97,5% dari pendapatan yang nantinya masuk ke Dana Umum bagi negara bagian, 2,5% dialokasikan untuk Dana Perawatan dan Dukungan Perjudian Bermasalah. Pemerintah di negara bagian ini nantinya mendapat manfaat dari pendapatan baru, walaupun dari rencana tersebut menjanjikan pendapatan baru bagi Virginia ini malah memunculkan kekhawatiran.
Adanya proposal ini cukup menarik perhatian yang begitu signifikan, apalagi adanya potensi sumber pendapatan yang muncul. Departemen Perencanaan dan Anggaran Virginia telah mengeluarkan analisis fiskal yang memberikan peringatan bahwa perjudian online bisa mengurangi pendapatan dari dana lotere dan konstruksi sekolah.
Analis tersebut juga memprediksi bahwa game kasino online bisa mengalihkan pengeluaran konsumen beserta penjualan lotere tradisional dan kasino fisik, di mana keduanya punya kontribusi secara substansial untuk keuangan negara.
Lotere Virginia juga memproyeksikan adanya dampak untuk keuangan dari perjudian online, di mana ada kemungkinan hal-hal buruk untuk negara tersebut. Di sisi lain pendukung RUU punya pendapat berbeda, di mana mereka meyakini game online bisa menghasilkan pendapatan baru, adanya penilaian fiskal ini akan menunjukkan negara bisa kehilangan lebih banyak dari yang didapatkan.
Laporan Perencanaan dan Anggaran Virginia menunjukkan bahwa negara bagian lainnya dengan iLottery dan iGaming melihat adanya pertumbuhan untuk penjualan lotere yang lebih lambat kalau dibandingkan dengan iLottery saja.
Proposal regulasi perjudian online Virginia pun dihadapi dengan berbagai tantangan dari pemangku kepentingan, salah satunya Virginia Lottery. Pihak mereka mengaku prihatin karena adanya persaingan yang muncul dari game internet model lotere, dan hal tersebut jadi salah satu faktor utama mengapa RUU ditangguhkan sementara.
Sedangkan masalah lainnya adalah persoalan tarif pajak yang diusulkan oleh operator igaming. Pajak dan biaya yang diusulkan untuk RUU Senat 827 dianggap kurang untuk menutupi biaya administrasi yang berhubungan dengan aturan perjudian online.
Departemen Perencanaan dan Anggaran Virginia memberikan rekomendasi pajak dan biaya lebih tinggi untuk operator sehingga memastikan pendapatan negara bisa sejalan dengan sumber daya yang dibutuhkan, pengawasan juga lebih tepat.
Selain itu adanya rasa khawatir dengan dampak kriminal dari game online. Hukuman Pidana Virginia membuat pengajuan terkait dengan dampak yang mengatakan bahwa ada historis terbatas untuk memprediksikan hasilnya, ada potensi kejahatan terkait dengan perjudian dan bisa dikatakan adanya tekanan lebih lanjut untuk layanan masyarakat.
Bagaimana Regulasi Perjudian Online Virginia ke Depannya?
Melihat cukup banyak kerumitan dari proposal tersebut, Senator Locke memutuskan agar RUU ditunda. Undang-undang yang diajukan sebelumnya di akhir Desember dan mendapatkan pemberitahuan legislatif pertama di tanggal 8 Januari, saat ini diharapkan bisa kembali ditinjau untuk 2026.
Ini sebenarnya bukanlah tantangan utama yang dihadapi oleh para pendukung legislatif perjudian online Virginia, namun dianggap adanya lobi kuat dari pendukung permainan online. Sebenarnya tidak ada negara bagian baru mengesahkan RUU kasino online di 2024 lalu, mengingat cukup sulit memperluas igaming di negara bagian.
Situasi saat ini di Virginia seakan mencerminkan adanya tren yang lebih luas lagi di Amerika Serikat, yang mana secara sementara perjudian online sudah mengalami pertumbuhan yang terbilang signifikan di negara bagian lainnya. Ada rasa khawatir mengenai dampak untuk pendapatan lokal, apalagi rintangan demi rintangan terus muncul.
Ada juga kritikus undang-undang yang memberikan pendapat bahwa Virginia harus mencapai keseimbangan dengan lebih baik seperti memperluas opsi perjudian dan tetap melindungi sumber pendapatan yang ada, salah satunya lotere.

Tinggalkan Balasan