Vaping di area terlarang menjadikan kasino Las Vegas menggunakan sensor vape.
Para perokok aktif mengetahui bahwa pendeteksi asap di kamar hotel Las Vegas memang sangat canggih, bahkan sulit untuk mengelabuinya meski dengan menyelinap ke kamar mandi di bawah pancuran air. Namun kini pengguna vape pun ada yang nekat masuk ke kamar hotel dan vaping nampaknya tidak terlalu bebas lagi melakukan hal tersebut.
Detektor vape merupakan suatu alat yang dianggap jauh lebih efektif untuk me-scan udara khusus untuk kimia tembakau dan asap vape ganja.
Posting-an dari @HistorianJolly8683 ke Reddit pada beberapa waktu lalu mengatakan bahwa ia telah belajar dari kesalahannya, merokok di area kasino dengan menggunakan vape dianggap bukan masalah besar.
Redditor anonim yang hanya mengidentifikasi hotel tersebut sebagai resor kasino Las Vegas yang ada di bawah naungan Golden Entertainment mengatakan bahwa vaping malah menyebabkan biaya tambahan sebesar $400. Ini dianggap sebagai satu-satunya resor kasino yang dioperasikan Golden Entertainment, Las Vegas yaitu Strat dan Arizona Charlie’s.
Pada saat ia bertanya tujuannya apa, maka pihak hotel memberitahukannya bahwa mereka saat ini sudah menggunakan detektor asap vape. Ia menyayangkan tidak adanya pemberitahuan terlebih dahulu dengan kehadiran sensor tersebut.
Sensor Umum Kasino Las Vegas
Bentuk dari detektor vape yang paling populer adalah Halo Smart Sensor dari IPVideo. Detektor ini akan terus memantau udara untuk mencari jejak tembakau dan juga THC meski sangat kecil. Dari iklan situs web-nya tertulis “Hubungi kami untuk menghentikan vaping di gedung saat ini juga”.
Halo Smart Sensor juga mendengarkan suara dari para tamu hotel Las Vegas. Berdasarkan dari situs web tersebut, ada kalimat “pendeteksi kelainan suara layaknya tembakau dan juga teriakan di area yang tidak terjangkau kamera pengawas”.
Pemasangan Detektor Demi Keuntungan Tambahan?
Pada panduan untuk detektor vape di hotel Las Vegas ini, perusahaan keamanan bernama Avigiolon yang juga mengintegrasikan Halo Smart Sensor ke sistem keamanannya telah mengiklankan ada salah satu manfaat utama dalam memasang perangkat tersebut, yaitu meningkatkan pendapatan hotel Las Vegas.
Dengan memasang detektor vape, maka hotel pun bisa melakukan identifikasi apa saja pelanggaran vaping yang dilakukan oleh pengunjung. Diharapkan pengunjung bisa memberikan denda karena telah melanggar kebijakan tersebut, tulis situs web itu.
Layaknya teknologi invasif lainnya, yang satu ini memang dalam waktu dekat diperkirakan tidak akan hilang. Namun setidaknya tanpa gugatan yang berhasil dilayangkan oleh firma hukum khusus diri dan privasi data serta hak-hak konsumen.
Pada utas reddit yang sama pengguna dengan username @710savannah mengatakan bahwa ia dulunya sempat bekerja di OYO (dumpppp) dan tempat kerjanya itu sudah menerapkan teknologi sensor vape layaknya hotel dan area kasino Las Vegas.
Perusahaan itu mempunyai sensor vape di belakang TV dan selalu menyala walaupun seseorang sedang menggunakan hairspray, menyalakan korek api, menyalakan lilin, dan lain sebagainya.

Tinggalkan Balasan