Hakim di Inggris telah memberikan putusan bahwa Flutter Entertainment tidak bertanggung jawab atas pembayaran kembali sebesar £ 1,48 juta ($ 1,7 juta) dari seorang penjudi di platform taruhan Betfair. Selain itu Betfair juga tidak ada hutang apapun mengenai kewajiban perawatan dalam mencegah hilangnya uang terkait perjudian.
Masalah Perjudian Menyeret Nama Betfair
Lee Gibson yang merupakan pengembang properti telah mengunggat Betfair di Pengadilan Tinggi London pada September 2021 lalu. Gibson meminta ganti rugi karena sejumlah uangnya yang hilang, terutama pada saat ia melakukan taruhan bola pada tanggal 1 November 2009 hingga 11 April 2019.
Gibson beranggapan bahwa di tahun 2012 operator kasino seharusnya tahu bahwa kegiatan tersebut begitu berisiko dan ada bahaya di baliknya terkait dengan perjudian.
Pada putusan 11 halaman yang diterbitkan di hari Jumat, Hakim Nigel Bird mencatat bahwa Gibson memang tidak pernah memberitahukan pihak Betfair bahwa ia memiliki masalah terkait dengan perjudian. Dan sebaliknya, ia meyakinkan staf di banyak kesempatan bahwa ia mengaku senang dengan perjudian dan bisa menanggung kerugian yang dialami, bahkan ia mengaku sebagai multijutawan.
Informasi keuangan yang diberikannya ke Betfair secara material tidaklah akurat, maka dari itu secara objektif cukup memprihatinkan mengenai kerugian yang dialaminya walaupun terbilang besar.
Penggugat mengutip kasus pada tahun 2008 di mana Calvert Vs. William Hill menginformasikan bahwa Betfair telah berhutang terkait kewajiban perjudian. Di kasus ini penjudi Graham Calvert mengalami masalah dan menggugat taruhan karena terus memberikan fasilitas perjudian usai bergabung dengan kasus pengecualian diri.
Beberapa waktu kemudian pengadilan pun menemukan William Hill gagal dalam kewajibannya untuk Calvert namun tidak memberikan £ 2 juta.
Menimbulkan Bahaya untuk Diri Sendiri
Bird mengatakan untuk kasus Gibson ini memang terbilang lebih sulit dalam menetapkan kewajiban perawatan lantaran ia tidak mengecualikan diri untuk Betfair. Dalam hukum Inggris, posisi umum menyatakan seseorang tidak memiliki utang kewajiban perawatan hukum dalam mencegah pihak lain mengalami kerugian akibat tindakan dari diri sendiri.
Jika Gibson sudah meminta mengeluarkan diri dari Betfair atau ingin adanya batasan formal ditempatkan di perjudian, mungkin Betfair bisa saja bertanggung jawab. Bird menambahkan bahwa hukum Inggris tidak melarang aktivitas perjudian, dengan demikian Parlemen nampaknya tidak ada tujuan beroperasi untuk pembatalan kontrak.
Ia menambahkan bahwa seorang penjudi yang sukses tentu tidak boleh kehilangan keuntungan dari taruhannya, sedangkan pemain judi yang kalah tidak bisa lepas dari konsekuensi yang dilakukannya.

Tinggalkan Balasan