Sebagai pemasok populer operasi igaming live dealer dan pengembang software game kasino online, Evolution AB tetap menempuh jalur hukum di New Jersey terkait identitas sekelompok individu yang terjadi di tahun 2011 lalu. Di mana Evolution dituduh menyediakan layanan perusahaan game lepas pantai untuk market yang belum disahkan.
Tiga tahun lalu Calcagni & Kanefsky sebagai firma hukum yang kantor pusatnya berada di Newark, New Jersey mengkhususkan diri di white-collar crime, mengajukan keluhan ke Divisi Penegakan Permainan New Jersey (DGE). Ada tuduhan terkait Evolution yang melakukan bisnis di beberapa black market (pasar gelap) termasuk di negara-negara yang berada di bawah naungan sanksi Amerika Serikat seperti Sudan, Irak, dan Suriah.
Penyelidikan untuk Evolution
Ralph Marra selaku Penasihat Senior Calcagni & Kanefsky mengatakan ke pejabat game negara bagian bahwa ia telah mewakili beberapa kelompok anonim yang melakukan operasi rahasia untuk menentukan apakah perusahaan ini berurusan dengan black market atau tidak. Penyelidikan terkait dengan dugaan laporan yang diberikan ke DGE.
Selanjutnya penyelidikan DGE terhadap tuduhan tersebut memang tidak menemukan adanya pelanggaran terkait dengan aturan dan perusahaan business-to-business igaming yang berbasis di Swedia sehingga pada Februari 2024 dibebaskan.
Evolution memberikan pernyataan bahwa DGE New Jersey tidak menemukan adanya bukti bahwa Evolution memberikan sanksi, mempromosikan, memberikan izin, atau mendapatkan manfaat material dari konten yang ditawarkan oleh operator di market mana pun yang dianggap DGE New Jersey menjadi yuridiksi terlarang.
DGE menganggap bahwa masalah ini tertutup dan Evolution seakan ingin pengadilan di negara bagian menuntut pengacara yang mewakili kelompok anonim mengungkapkan siapa yang ada di balik laporan palsu tersebut.
Di sisi lain outlet PR yang berbasis di New York City mengklaim grup tersebut sebagai entitas yang berbasis di Amerika Serikat namun bukan jadi pesaing Evolution secara langsung. Perwakilan dari PR mengatakan bahwa hal tersebut sebenarnya tidak dapat dilakukan.
Kasus Tetap Berlanjut
Kasus pun tetap berlanjut, pada bulan Agustus 2024 lalu John Porto selaku Hakim Pengadilan Tinggi New Jersey memutuskan menentang permintaan Evolution agar Marra dan Calcagni & Kanefsky mempublikasikan kelompok di balik tuduhan terkait. Evolution pun mengajukan banding terkait putusan itu dan minggu lalu tetap mengajukan argumen dan usulan temuan fakta dan kesimpulan hukum.
Adanya kasus ini memunculkan pertanyaan apakah pelaku anonim bisa menyebarkan klaim palsu yang terbukti menyebabkan kerugian hingga miliaran dolar dan selanjutnya menghindari akuntabilitas dengan mencuci pernyataan palsu lewat penasihat hukum. Jawaban dari pertanyaan tersebut adalah tidak, dikarenakan hukum New Jersey tidak memberikan izin pelaku untuk melindungi identitas mereka lewat cara sederhana seperti menyewa firma hukum untuk menyebarkan pernyataan yang tidak benar, ujar penasihat Evolution.
Pengajuan ini jadi lanjutan atas tuduhan orang-orang dengan pernyataan saksi yang direkam dengan penuh kepalsuan. Pengajuan ini menjelaskan ke pengadilan bahwa DGE menemukan adanya klaim terhadap Evolution namun tidak dapat didukung.
Evolution meminta agar pengadilan memerintahkan tergugat untuk mengungkapkan identitas dari Perusahaan Investigasi Anonim sehingga memberikan izin Evolution untuk melanjutkan klaim terhadap pihak yang terlibat sesuai dengan fakta.
Pengacara Evolution dan kelompok anonim perlu menyerahkan laporan ke ruang sidang Porto dengan panjang tidak lebih dari 20 halaman.
Usai DGE memberikan konfirmasi penerimaan laporan anonim dan membuka penyelidikan independennya, kapitalisasi pasar publik Evolution mengalami penurunan signifikan hingga $10 miliar. Harga saham menurun drastis dari yang awalnya $162 pada 12 November 2021 dan saat ini saham Evolution $90.

Tinggalkan Balasan